Ilustrasi ibu hamil. (BRAGANews/HO-Pexels)
"Tidak masalah instan atau tidaknya, tetapi lebih ke masalah kandungan nutrisi di dalamnya,"
Jakarta (BRAGANews) – Pemerintah mengimbau agar wanita yang hamil memperhatikan kandungan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi, termasuk makanan instan, untuk mencegah stunting pada bayinya.
“Tidak masalah instan atau tidaknya, tetapi lebih ke masalah kandungan nutrisi di dalamnya,” kata Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo di Jakarta, Jumat.
Menurut Hasto, wanita yang hamil muda membutuhkan nutrisi asam folat, vitamin D, protein, serta penambah darah, agar hemoglobinnya tidak turun.
Jika mengalami defisiensi atau kekurangan asam folat serta vitamin D pada awal kehamilan, Hasto mengatakan kondisi ibu akan menjadi kurang sehat.
Sementara itu, Sekretaris Penurunan Angka Kematian Ibu dan Stunting (PAKIAS) Perhimpunan Obstetri Ginekolog Indonesia (POGI) Dwiana Ocviyanti mengatakan Kurang Energi Kronik (KEK) dan mengalami obesitas pada ibu hamil berpotensi menyebabkan bayinya terkena stunting.
"Pada ibu yang mengalami KEK, bayi akan mengalami kondisi kurang gizi. Sedangkan pada ibu yang obesitas, akan mengalami risiko preeklamsia, yaitu penyakit darah tinggi yang hanya muncul pada ibu hamil," ungkap Dwiana.
Dua penyakit tersebut berisiko pula menyebabkan bayi menjadi prematur dan membuat bayi dalam kandungan menjadi kecil. Oleh karena itu, Dwiana menyebutkan ibu hamil wajib memperhitungkan jumlah asupan gizi yang diterima dari makanan, termasuk saat makan makanan instan.
Dia pun menyarankan jika ibu hamil ingin makan produk instan, maka lebih baik diberi sayur dan protein tambahan seperti ayam dan telur.
Pasalnya jika hanya mengonsumsi produk instan atau hanya memadukannya dengan nasi, gizi yang dikonsumsi hanya mengandung karbohidrat, sehingga tidak ada protein.
“Makanan murni karbohidrat tanpa protein yang membuat anak dan ibu pada masa kehamilan cenderung tidak sehat,” katanya.
Kendati demikian, Dwiana mengingatkan bahwa makanan instan tetap tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan oleh wanita yang sedang hamil.
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Agatha Olivia Victoria

Comments
Post a Comment