Skip to main content

Pedagang sepatu di Taman Puring keluhkan sepinya pasar

Seorang pedagang sepatu  di Pasar Taman Puring Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (02/08/2023). (BRAGANews/Alex A. Wauran)


"Hanya laku dua pasang sehari," 


Jakarta (BRAGANews) - Pasar Taman Puring, yang dulu dikenal sebagai pusat perdagangan sepatu yang ramai, kini dirundung kesedihan. Menurut pak Ali Murtada, salah satu pedagang sepatu veteran di pasar ini, penurunan pengunjung sejak pandemi Covid-19 membuat penjualan mereka anjlok drastis. 

"Hanya laku dua pasang sehari," keluhnya, dengan harapan agar di hari-hari tertentu ada peningkatan penjualan.

Sepatu-sepatu yang dijual oleh pak Ali diambil dari Jatinegara dan Cikupa Balaraja. 

Di pasar Taman Puring ini ada  sekitar 150 kios, para pedagang telah merasakan penurunan penjualan terparah dalam tiga tahun terakhir. Namun, ia berusaha bertahan dan mencoba beralih ke penjualan online.

Pasar Taman Puring, seperti banyak pusat perdagangan, telah menghadapi tantangan besar akibat penyebaran virus corona.

 Kebijakan pembatasan sosial dan penurunan daya beli masyarakat telah menghantam pasar ini. Pengunjung yang biasanya ramai kini berkurang secara signifikan. 

Namun, pak Ali dan para pedagang lainnya tetap bertekad untuk mempertahankan bisnis. Dengan beradaptasi dengan perubahan ini, mereka memanfaatkan platform online dan media sosial untuk memperluas pasarnya. 

Penjualan online menjadi penyelamat bagi mereka, membantu mengatasi penurunan signifikan dalam penjualan di pasar fisik.

Meskipun tantangan yang mereka hadapi tidak ringan, para pedagang sepatu di Pasar Taman Puring tetap optimis dan berharap situasi akan membaik seiring dengan pemulihan ekonomi. 

Dirinya berharap agar masyarakat mendukung pedagang lokal dan membeli produk-produk sepatu berkualitas yang ditawarkan oleh mereka.

Pewarta: Alex A. Wauran

Editor: Agatha Olivia Victoria


Situs ini dikelola oleh anggota Kelompok 8 peserta Kursus Dasar Pewarta (SUSDAPE) XX Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dengan tujuan untuk mengasah kemampuan jurnalistik peserta.

Comments